The Strokes Rilis Album Baru ‘Reality Awaits’, Tandai Kembalinya Pelopor Garage Rock Setelah Enam Tahun
- account_circle Faisal Basir Ulluya
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BogorHitz.com, Bogor – Band rock legendaris The Strokes resmi merilis album studio terbaru bertajuk Reality Awaits pada Jumat (24/7), mengakhiri penantian penggemar setelah enam tahun sejak album The New Abnormal dirilis pada 2020.
Bagi penikmat musik rock, nama The Strokes bukanlah hal asing. Band asal New York, Amerika Serikat, yang digawangi Julian Casablancas, Nick Valensi, Albert Hammond Jr., Nikolai Fraiture, dan Fabrizio Moretti ini dikenal sebagai salah satu pelopor kebangkitan genre garage rock pada awal 2000-an lewat album debut Is This It, yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu album rock terbaik sepanjang masa.
Sejak terbentuk pada 1998, The Strokes telah melahirkan sejumlah lagu populer seperti Last Nite, Someday, Reptilia, You Only Live Once, hingga The Adults Are Talking. Pengaruh mereka juga terasa pada banyak band indie dan alternative rock generasi berikutnya, menjadikan The Strokes sebagai salah satu nama paling berpengaruh dalam musik rock modern.
Album Reality Awaits menjadi album studio ketujuh mereka dan kembali diproduseri Rick Rubin, sosok yang juga menggarap The New Abnormal—album yang membawa The Strokes meraih Grammy Award untuk kategori Best Rock Album. Album terbaru ini berisi sembilan lagu dengan single utama “Going Shopping”, yang sebelumnya sempat diperkenalkan kepada penggemar melalui kaset sebelum akhirnya dirilis di berbagai platform musik digital.
Dibandingkan album sebelumnya, Reality Awaits menawarkan eksplorasi musik yang lebih berani. Karakter gitar khas The Strokes masih menjadi identitas utama, namun dipadukan dengan sentuhan synthesizer dan penggunaan efek Auto-Tune pada vokal Julian Casablancas sehingga menghasilkan nuansa yang lebih eksperimental.
Optimisme terhadap album baru ini juga disampaikan gitaris The Strokes, Albert Hammond Jr. Menanggapi kritik sejumlah penggemar terhadap single-single awal di kolom komentar Instagram pada (18/5) sebagaimana dilaporkan NME, ia menyebut Reality Awaits sebagai album terbaik yang pernah dibuat The Strokes sepanjang karier mereka.
“Ini adalah album favorit yang pernah kami buat. Sulit diungkapkan betapa indahnya album ini. Setiap kali selesai mendengarkannya, saya ingin memutarnya lagi dari awal. Album ini terus berkembang dan menjadi semakin memikat,” ujar Albert.
Sejumlah media musik internasional memberikan ulasan positif terhadap album tersebut. The Guardian menyebut Reality Awaits sebagai salah satu karya terbaik The Strokes dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, NME menilai album ini berhasil membawa band tersebut bereksperimen tanpa meninggalkan karakter musik yang telah melekat sejak awal karier mereka.
Album ini memuat sembilan lagu, yakni Psycho Shit, Dine N’Dash, Lonely in the Future, Falling Out of Love, Going to Babble On, Going Shopping, Liar’s Remorse, The Fruits of Conquest, dan Tyrants of the Mellow Moon. Bersamaan dengan perilisan album tersebut, The Strokes juga melanjutkan rangkaian tur Amerika Utara sebagai bagian dari promosi Reality Awaits.
- Penulis: Faisal Basir Ulluya

Saat ini belum ada komentar