MARIO: Komunitas Dakwah Islam di Roblox yang Menginspirasi Generasi Digital Indonesia
- account_circle Bagus Santoso
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogorhitz.com, Bogor– Majelis Roblox Indonesia (MARIO) menjadi salah satu komunitas dakwah Islam yang memanfaatkan platform gim Roblox sebagai media pembelajaran agama bagi generasi muda. Komunitas ini mulai dikenal luas sejak 2025 melalui berbagai kegiatan kajian virtual yang diselenggarakan di dunia digital dan kini menjadi perhatian masyarakat maupun kalangan akademisi.
Melalui map seperti Ngajiblox dan Tobatblox, peserta mengikuti pengajian menggunakan avatar Roblox dalam lingkungan virtual yang dirancang menyerupai masjid dan pondok pesantren. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan antara lain Ngacak (Ngaji di Puncak), majelis taklim, kajian muslimah, diskusi keislaman, hingga pembelajaran membaca Al-Qur’an yang dapat diikuti secara daring.
MARIO memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menjangkau masyarakat yang akrab dengan dunia gim. Di dalam Roblox, peserta mengikuti kajian menggunakan avatar masing-masing, duduk di area yang menyerupai masjid, mendengarkan ceramah, berdiskusi, hingga mengikuti kegiatan keagamaan sebagaimana dilakukan di dunia nyata. Beberapa program yang rutin dilaksanakan di antaranya Ngacak (Ngaji di Puncak), majelis taklim, kajian khusus muslimah, dan berbagai kegiatan edukasi Islam lainnya.
Komunitas ini menyatakan dirinya sebagai komunitas pengajian agama Islam pertama dan terbesar di Roblox. Selain mengadakan kajian virtual, MARIO juga aktif melalui berbagai media sosial seperti YouTube, TikTok, Instagram, Discord, WhatsApp Community, serta Linktree sebagai pusat informasi kegiatan dan komunikasi dengan para anggotanya.
Keberadaan MARIO menunjukkan bahwa dakwah dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Jika sebelumnya dakwah berkembang melalui radio, televisi, dan media sosial, kini Roblox menjadi salah satu media baru yang dimanfaatkan untuk menyampaikan ajaran agama kepada generasi digital. Pendekatan ini dinilai mampu menjangkau pengguna muda yang setiap hari berinteraksi dengan dunia virtual sehingga proses pembelajaran agama dapat dilakukan dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka.
Dalam penelitian Alifia Nuurma Addini dari UIN Sunan Kudus menyebut bahwa perkembangan dakwah melalui Roblox meningkat pesat sejak 2025 dengan hadirnya komunitas yang terorganisasi seperti MARIO melalui map Tobatblox. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa platform gim kini tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi dakwah yang mampu menjangkau generasi muda dengan pendekatan yang lebih interaktif.
Di sisi lain, sejumlah pengamat juga memberikan pandangan kritis terhadap fenomena ini. Artikel yang diterbitkan The Conversation Indonesia menilai bahwa kajian agama di Roblox merupakan inovasi dakwah yang menarik, tetapi juga mengundang diskusi mengenai batas antara pengalaman spiritual di dunia nyata dengan representasi di ruang virtual. Perdebatan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dalam praktik keagamaan menjadi salah satu isu penting di era digital.
Terlepas dari pandangan tersebut, MARIO menjadi contoh bagaimana komunitas digital mampu memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai media edukasi dan dakwah. Kehadirannya menunjukkan bahwa platform gim tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk membangun komunitas, memperluas literasi keagamaan, serta menghadirkan ruang belajar yang lebih mudah diakses oleh generasi muda Indonesia.
- Penulis: Bagus Santoso

Saat ini belum ada komentar