Dosen UNM Gelar Pelatihan Pengolahan Data Penjualan bagi UMKM Desa Cibentang
- account_circle Admin
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogorhitz.com, Bogor–Tim dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pemberdayaan UMKM melalui Pengolahan dan Analisis Data Penjualan” di Kantor Desa Cibentang, Ciseeng, Bogor, pada Kamis (5/11). Kegiatan ini bertujuan mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan data transaksi untuk mendukung perencanaan bisnis.
Dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen membagikan edukasi teknologi dan kelola data kepada masyarakat luas. Kegiatan ini melibatkan dosen Program studi (prodi) Sains Data Tati Mardiana, Nanang Ruhyana, dan Achmad Bayhaqy, serta dosen Prodi Manajemen Instianti Elyana. Mahasiswa juga turut terlibat dalam kegiatan ini, yakni Aiman Rizky Rahmatullah Kamil, Sad Gita Widiani, Lupvi Syahrul Romadhon dari Prodi Sains Data dan Usniati Zahirah, Miftakhul Azizah dan Ambia Putera Andhika dari Prodi Manajemen
Dosen UNM Gelar Pelatihan Pengolahan Data Penjualan
Dalam pelatihan tersebut, peserta dibimbing untuk memetakan data historis penjualan, menganalisis pola permintaan pasar, serta mengidentifikasi produk yang paling diminati konsumen. Pencatatan transaksi yang terstruktur juga diarahkan untuk membantu pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan formal.
Salah satu pelaku UMKM Desa Cibentang, Lulu, berharap pendampingan ini dapat mendukung rencana inovasi produknya sekaligus mempermudah akses modal.
“Harapannya, melalui kegiatan ini kami bisa mengembangkan produk menjadi frozen food agar nilai jualnya meningkat,” ujar salah satu peserta UMKM, Lulu.
Kami juga berharap akses terhadap pembiayaan formal semakin terbuka agar usaha dapat berkembang.
Ketua Tim PkM UNM, Tati Mardiana, menjelaskan bahwa pengelolaan data penjualan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing usaha lokal.
“Data penjualan memiliki manfaat lebih dari sekadar catatan transaksi. Jika dikelola dengan baik, data membantu pelaku UMKM memahami pola penjualan dan menentukan strategi pemasaran yang tepat,” katanya dalam rilis yang diterima, pada Jumat (6/11).
Ia menyampaikan bahwa laporan penjualan yang informatif juga menjadi pendukung utama saat mengajukan pembiayaan ke lembaga keuangan formal.
“Dengan pendampingan berkelanjutan ini, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen mendorong kemandirian dan daya saing ekonomi berbasis digital di tingkat desa. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam memfasilitasi civitas akademika,” paparnya.
- Penulis: Admin

Saat ini belum ada komentar