Lawan Hoax! Perwakilan Dosen Sastra Inggris Mengedukasi Literasi Digital untuk Pengurus RT Pinang Ranti!
- account_circle Rissya Salsabila Dwi Putri
- calendar_month Senin, 14 Sep 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogorhitz.com, Jakarta Timur – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Edukasi Literasi Digital dalam Mengenali Hoaks dan Pengenalan Istilah Bahasa Inggris di Media Sosial bagi Pengurus RT/LMK Pinang Ranti.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 09.00 s.d 11.00 WIB di Aula Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Kegiatan ini diikuti oleh Pengurus RT dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pinang Ranti serta dihadiri oleh sejumlah stakeholder wilayah, di antaranya perwakilan PKH, PPSU, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan PkM ini dilaksanakan oleh tim dosen Fakultas Komunikasi dan Bahasa yang terdiri dari Dr. Fitriyah, S.S., M.Si., Danang Dwi Harmoko, S.S., M.Pd., Octa Pratama Putra, S.S., M.Pd., dan Sayyid Khairunnas, S.S., M.Pd. Para dosen memberikan materi secara langsung dan interaktif kepada para peserta.
Materi pertama membahas literasi digital, khususnya mengenai cara mengenali ciri-ciri informasi hoaks, langkah-langkah melakukan verifikasi berita, etika dalam bermedia sosial, serta strategi untuk menghindari penipuan online. Materi ini diberikan melihat semakin maraknya penyebaran informasi yang tidak benar dan berbagai modus penipuan digital yang dapat menyasar masyarakat, termasuk di lingkungan komunitas RT dan RW. Selain literasi digital, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengenalan istilah-istilah bahasa Inggris yang populer digunakan di media sosial. Materi tersebut membahas makna serta konteks penggunaan berbagai istilah yang sering ditemukan dalam komunikasi digital.
Para pengurus RT/LMK diharapkan dapat memahami informasi yang diterima melalui media sosial dan tidak keliru dalam menafsirkan istilah yang digunakan. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan adanya penyampaian materi dan diskusi bersama peserta. Melalui kegiatan tersebut, para dosen tidak hanya memberikan pemahaman mengenai penggunaan teknologi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.
“Kami ingin mengajak pengurus RT untuk tidak hanya melek teknologi, tetapi juga melek informasi. Literasi digital adalah benteng utama kita untuk melawan hoaks dan penipuan. Semoga ilmu yang dibagikan hari ini dapat langsung diterapkan di wilayah Pinang Ranti,” ujar perwakilan tim dosen.
Kehadiran berbagai stakeholder dalam kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara akademisi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan aman. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, para pengurus RT/LMK diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang akurat serta agen anti-hoaks di lingkungan masing-masing. Pemahaman yang diperoleh juga diharapkan dapat diteruskan kepada warga, khususnya dalam menciptakan komunikasi yang lebih bijak di grup-grup media sosial komunitas.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pendidikan, pemberdayaan, dan kontribusi langsung kepada masyarakat.
- Penulis: Rissya Salsabila Dwi Putri

Saat ini belum ada komentar